Friday, November 11, 2005

& …
& … kini semua pun menjadi padu bercampur baur dalam sebuah cawan luas. Kesakitan, keperihan, kebosanan, kelelahan, semangat, dan ketakuatan yang optimis akan sesuatu namun belum tampak.
& … kepada siapa semua ini harus aku dongengkan. Seluruh dunia pun lelah melihat kekalutanku. Lalu di sini, di dalam raga yang sudah begitu ingin meludahkan seluruh isinya ke permukaan, yang terasa adalah sakit karena sebuah alur yang selalu tersumbat.
& … begitu ingin ku berdiri tegak lalu menceritakan lalu meneriakkan kepada semua yang pernah singgah dalam hidupku bahwa aku benci dan lelah menjadi sebuah pion dalam pencaturan kehidupan mereka.
& … aku saksikan mereka tertawa melihat ketersungkuranku. Dendam mereka yang terbalas. Karena aku menyayangi mereka dengan memenuhi seluruh relung hatiku.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home