Friday, November 11, 2005

Hanya lelah yang terasa
Semakin kuat langkah terayun
Dan
Semakin keras waktu memaksa
ia semakin terpuruk
Pada cermin ia menatap sebuah raga
tanpa keinginan untuk meraih kekuatan

semua terus bergulir
mengganti usang menjadi baru
berjuang untuk setetes kebahagiaan
namun raga hanya dibaringkan tanpa bergeming
entah apa hendak sang pemilik

ketika sebuah lengan dijulurkan
ia berpaling dan
ketika lengan itu menjauh
ia meraung

terus berbaring tanpa asa
menunggu sesosok dalam kenangan
entah sampai kapan


(kamis 30 agustus 2001, 01.32 subuh, bdg)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home